Well, I was watching this series called "The Scrub". Yes, I know it's an old TV show (the show went on the air on 2001-2010).


Carla: You know what your problem is? 
Dr. Cox: There are times when I put myself into situ…  
Carla: Oh my God, who answers that question? You see, *that* is your problem. You think you have the answers to everything, but instead you end up throwing gas on the fire, and everyone else has to pay the consequences. 
Dr. Cox: That’s almost exactly what I was going to say.


Literally, Carla's in the quotes is the same as my opinion in my head right now. I have this friend that when things are going wrong, he tend to try and solve the problems any way he can, often leading to more problems. It's good that he TRY to solve the problems, but unfortunately, he is causing them to grow bigger, and make anyone else to pay the consequences. Maybe because he is lack of experiences? My friend and I TRY to advised that he could consult the problems to someone with more experience, and maybe we could accompany him, if he want. And, yeah, he said, "of course", but continue to act like it.
Haii. Hari ini gue MAU ngebersihin kamar gue, HARUS! Dan kemudian gue galau karna kayanya ada beberapa barang harian yang kayanya harus diganti, dicuci, atau sejenisnya. So, I research some things that maybe will help you guys too:


Menjaga kebersihan rumah menjadi bagian penting untuk merawat kesehatan anggota keluarga. Sayangnya, mengganti perlengkapan di rumah masih sering terabaikan. Padahal ada beberapa perangkat rumah justru menjadi sarang kuman. Nah, kapan sebaiknya mengganti seprai, handuk, sikat gigi dan lainnya? Seminggu,sebulan atau berapa lama ya? Di bawah ini memberikan Anda petunjuk kapan waktu tepat mengganti beragam perlengkapan rumah tersebut:

Perlengkapan Kamar Tidur 

Seprai : 1 minggu sekali

Tahukah kamu kalau setiap orang melepaskan 25 gram sel kulit setiap minggunya? Sel yang mati ini akan menjadi sumber makanan bagi 10.000 ekor tungau, yang hidup di tempat tidur kita.Nah, agar tempat tidur bebas dari tungau dan seprai selalu harum menyegarkan, sebaiknya cucilah seprai setiap 7 hari sekali. Upayakan juga dengan menggunakan air pada suhu 60 ° Celcius sehingga kita tanpa memerlukan banyak deterjen. 

Kasur : dua kali setahun

Sebetulnya, kita tidak perlu mencuci kasur bila tidak ada noda atau kotoran yang cukup menganggu. Namun sebaiknya coba membalikkan setiap enam bulan sekali. Untuk menjaga kebersihan sehari-hari, kita bisa gunakan vacuum cleaner untuk bebaskan debu setiap mengganti seprai. 
Bila kasur kita terkena noda, sebaiknya sikat permukaan kaus dengan memakai sampo atau deterjen, yang dicampur air hingga berbusa. Cukup bersihkan arena yang terkena noda dengan spons yang telah dibasahi air hangat. Yang penting, jangan biarkan bagian dalam kasur basah atau lembab. Untuk mengeringkannya kita bisa memakai kipas angin, hair dryer atau bisa juga dijemur di luar ruangan.
Bantal : dua kali setahun
Menurut suatu penelitian, pada bantal yang sudah berumur dua tahun, 10 % beratnya akan terdiri dari serpihan kulit mati, tungau berikut kotorannya. Solusi untuk membunuh tungau, simpan bantal kita dalam plastik dan letakkan dalam lemari es selama 6 jam. Anda juga harus mencuci bantal setiap enam bulan. Untuk sarung bantalnya cuci minimal dua kali seminggu.
Baju Tidur : dua kali seminggu
Tanpa disadari, kita mengeluarkan keringat setengah liter setiap malam. Keringat ini sebagian besar diserap oleh baju tidur atau pijama. Jika termasuk orang yang mandi teratur setiap hari, kita boleh mengganti baju tidur setiap 3-4 hari. Namun, bila udara panas dan kita tidur di kamar tanpa pendingin, usahakan ganti baju tidur setiap hari. 

Perlengkapan Di Kamar Mandi 

Handuk : satu minggu sekali

Handuk yang lembab adalah tempat paling ideal untuk hidupnya kuman yang bersarang di tubuh kita, seperti stapyloccus aureus, mikroorganik yang sebenarnya tidak berbahaya, tapi bila bertemu dengan luka bisa menyebabkan infeksi. Dianjurkan untuk mencuci handuk Anda minimal seminggu sekali dalam suhu 60 ° Celcius. Jangan lupa untuk mengeringkannya sebelum dilipat atau digantung. 

Pisau Cukur : satu minggu sekali

Kebanyakan wanita (laki-laki juga) akan menggunakan pisau cukur sampai tidak bisa dipakai lagi untuk memotong dengan benar. Ternyata, pada kondisi tersebut pisau telah tersumbat oleh bulu-bulu dan kulit mati yang akan menbebakan infeksi bila mengenai kulit yang terluka atau bernanah. Menggunakan pisau yang tumpul juga dapat mengakibatkan rasa perih saat bercukur serta tidak sempurna hasil cukurannya. Itulah sebabnya kita dianjurkan untuk mengganti pisau cukur setelah tujuh kali penggunaan. 

Sikat Gigi : setiap tiga bulan

Sebagian besar orang menyimpan hingga 10 juta bakteri dalam mulut, yang dipindahkan ke sikat gigi kita. Bakteri ini akan dapat bertahan hingga 48 jam, atau bahkan lebih lama, bila sikat gigi tidak dibiarkan mengering. Sikat gigi juga rentan terhadap kuman di kamar mandi, seperti 750.000 kuman yang terletak di udara setiap kali toilet disiram. Karena itu juga disarankan agar kita menyimpan sikat gigi minimal 2 meter jaraknya dari tolet! Dokter gigi merekomendasikan untuk mengganti sikat gigi setiap tiga bulan. 

Sisir : satu kali setahun

Para peñata rambut menganjurkan kita mengganti sisir minimal setahun sekali, meskipun kondisinya masih terlihat baik. Sisir yang sikatnya sudah lepas dapat melukai kulit kepala, juga menghambat produksi sebum (pelembab alami rambut), sehingga rambut menjadi kusam dan tidak sehat. 
Jangan lupa untuk membersihkan sisir secara teratur, rendam dalam air hangat yang dicampur sampo. Sisir dapat menyimpan minyak dari produk perawatan rambut serta debu dari ruangan. Jangan sampai kotoran tersebut akan ditransfer kembali ke rambut kita.
Sumber: https://www.facebook.com/herbalsoaphawa/posts/599872830031781 
Anyway, for me, there is another thing yang harus dibuang:
Loofah / shower puff; harus dibuang dan diganti 4 minggu 1x.
Diberdayakan oleh Blogger.