Pernah gak lo bayangin, gimana kehidupan tanpa internet sama sekali? Kehidupan ketika orang-orang belum bisa online chatting tapi masih pakai telepon rumah atau surat-suratan buat berkomunikasi? Tanpa internet juga gak akan ada yang namanya nonton video di Youtube, update status di Facebook, atau browsing di internet-internet. Duh, susah ya ngebayanginnya.
Ya, kehidupan serba internetan ini memang ngasih banyak hal di kehidupan manusia saat ini. Tapi mungkin hal-hal itu gak pernah terpikirkan sama lo sebelumnya. Hayo, kira-kira apa aja?
1. Kesempatan Terkenal
Ada Raditya Dika yang awalnya nge-blog lalu membawa dia menelurkan beberapa buku best seller berdasarkan blognya tersebut. Lalu duo kakak beradik Gamal dan Audrey yang awalnya mempertunjukkan suara keren mereka di Youtube dan sekarang bisa wara-wiri di televisi. Dan gak ketinggalan pastinya fenomena Keong Racun yang sampai bisa jadi trending topic di Twitter. Jadi kalau pengen terkenal secara instan, lo gak perlu repot-repot berenang di kolam bundaran HI atau nyoret atap gedung DPR. Cukup rekam kemampuan lo yang “luar biasa”, terus pasang deh di Youtube!
2. Kerjaan
Kehidupan sehari-sehari dengan internet menambah kesibukan tersendiri bagi kita. Jadi bisa dikatakan kita punya banyak pilihan untuk mengisi waktu luang.
Contoh kebiasaan anak jaman dulu dalam sehari:
Bangun tidur – mandi – pergi sekolah – ke rumah teman – balik ke rumah – makan – tidur.
Bangun tidur – mandi – pergi sekolah – ke rumah teman – balik ke rumah – makan – tidur.
Contoh kebiasaan anak jaman sekarang:Bangun tidur – ngecek hape – mandi – ngecek email + facebook – pergi sekolah – buka facebook – ke rumah teman – nge-tweet + buka facebook lagi – balik ke rumah – makan – nge-skype – tidur.
Tapi apakah ‘kerjaan’ itu bisa disebut produktif atau tidak, ya tergantung kita masing-masing.
3. Prestasi
Dengan berbagai situs internet yang ada, mulai dari social network, blog, sampai dengan forum diskusi telah memberikan tantangan kepada kita untuk menciptakan berbagai prestasi. Misalnya dengan jumlah foto paling banyak, punya teman virtual paling banyak, jumlah postingan paling banyak, sampai prestasi adu cepat PERTAM*X untuk menjadi reply paling pertama dari suatu thread. Nah, kalo lo udah punya prestasi apa?
4. Kreativitas
Media internet memberikan ruang yang begitu luas kepada kita untuk mengekspresikan diri. Hal ini pun mendorong kreatifitas anak muda sekarang dalam berbagai hal. Misalnya dalam hal pose berfoto dengan berbagai gaya dan sudut pengambilan. Kemudian juga dari segi tulis menulis dimana banyak bermunculan istilah-istilah baru dan gaya penulisan yang beraneka ragam. Yang cukup sering dijumpai adalah penulisan dengan huruf bESaR kEciL yang mulai marak sejak penggunaan SMS lalu diikuti dengan Friendster beberapa tahun silam. Lebih ‘canggih’ lagi jika penulisannya disisipi dengan angka. ‘G4uL aB1z’ deh walaupun menimbulkan efek samping berupa rasa pusing ketika membacanya.
5. Menghemat Kertas
Menghemat kertas berarti menyelamatkan lingkungan, dong? Nah, konon diperkirakan penggunaan kertas menurun drastis di era digital saat ini. Kertas tersebut tidak hanya diperlukan untuk buku tulis sekolah dan kantor, tetapi juga dalam bentuk diary. Saat sekarang memang jelas terlihat banyak manusia yang mempergunakan internet sebagai media curhat dibanding mencurahkannya di diary. Maka dari itu pula film jadul Catatan Si Boy akan sangat sulit untuk diremake atau dibuat lanjutannya. Kalaupun dibikin, si Boy yang emang doyan nulis catatan ini bakalan curhat di blog, atau di Twitter, atau di Facebook. Misalnya:
“Dear fesbuk, gue tadi baru nganterin Emon ke tukang urut. Nyusahin banget tapi tu anak. Enaknya diapain nih, buk?” -34 minutes ago.
6. Detective skills
Berbagai fasilitas di internet bisa mempertajam kemampuan kita dalam mencari informasi, yah walaupun seringnya lebih pantas disebut stalking. Apa lo punya kebiasaan melihat profil teman lo berulang kali, atau bahkan sampai mengorek informasi tentang seseorang yang bikin lo penasaran lewat search engine? Gapapa kok, lo gak sendirian punya ‘hobi’ kayak gitu. Tuh buktinya juga infotainment laris manis di tv.
So guys, sekarang bisa dilihat kan betapa beruntungnya kita hidup di jaman yang serba terkoneksi ini. Jika dulu para sesepuh cuma sibuk dengan dunia gaib, maka kini adalah generasinya untuk berpetualang di dunia maya…Loh, tapi kok film horor lokal masih berjubel ya?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar